Cara Memijat Tubuh Bayi: Wajah, Perut, Dada & Punggung

Memijat tubuh bayi memiliki manfaat yang besar, pijatan lembut dari ibu dapat membantu proses perkembangan beberapa orgran tubuhnya. Dan memberi pijatan kepada sang buah hati sebagai salah satu ekspresi cinta untuk menciptakan bonding yang kuat dengan si kecil.

Gambar Pijat Bayi

Kapan dan usia berapa bayi boleh dipijit?

Bayi sudah dapat diberikan pijatan ketika dia mulai lahir hingga berumur tiga tahun, namun untuk bayi yang baru berumur dibawah 2 bulan, gerakan pemijatan dilakukan dengan sangat lembut.

Berapa Lama bayi dapat dipijat?

Bayi dapat diberikan pijatan lembut selama 15 menit setiap harinya. Pijatan untuk bayi akan sangat bermanfaat ketika dia berumur 6-7 bulan pertama

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan tubuh bayi

  1. Lihat dulu kuku kedua jari ibu, pastikan kuku pendek agar tidak melukai kulit bayi yang masih sensitif
  2. Ajak ngobrol sang bayi saat melakukan pemijatan pada bayi, agar membuatnya lebih tenang dan nyaman
  3. Jangan dulu pijat bayi anda jika ia baru selesai minum susu atau minum asi. Sebaiknya jangan memijat bayi yang sedang dalam keadaan kurang sehat.

Memijat Wajah Bayi

  1. Tekan jari-jari Anda pada tengah kening bayi, turun ke pelipis dan pipi.
  2. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat daerah atas alis.
  3. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung bayi ke arah pipi.
  4. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulutnya. Tarik sehingga ia tersenyum.
  5. Pijat lembut rahang bawah bayi, dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum.

Memijat Dada Bayi
  1. Letakkan kedua tangan Anda di tengah dada bayi, gerakkan ke atas lalu ke sisi dan kembali ke tengah seperti membentuk hati.
  2. Dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu.

Memijat Perut Bayi
Ingat, jangan memijat di atas tulang rusuk atau di atas ulu hati bayi !
  1. Lakukan gerakan memijat di atas perut seperti mengayuh sepeda, dari atas ke arah bawah perut.
  2. Angkat kedua kaki bayi Anda, dan tekan kedua lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buat gerakan melingkar dengan dua tangan secara bergantian searah jarum jamdimulai dari sebelah kanan Anda.
  3. Rasakan gelembung angin dan dengan jemari Anda dorong searah jarum jam.

Memijat Perut Bayi Dengan Gerakan “I Love You”
Pemijatan I love You terdiri dari 3 gerakan :
  1. “I” pijatan ke arah bawah perut dengan menggunakan tangan kanan Anda di sebelah kiri perut bayi.
  2. “Love” membentuk huruf “L” terbalik. Pijatlah dari sebelah kanan dan kiri perut bayi, kemudian dari atas ke bawah perut.
  3. “You” Gerakan memijat membentuk hurf “U” terbalik. Pijat dari kanan bawah ke atas kemudian ke kiri, ke bawah dan berakhir di perut kiri bawah.

Memijat Tangan Bayi
  1. Peganglah lengan bayidengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softbol. Dengan gerakan memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangannya.
  2. Lakukan gerakan sebaliknya, memerah tangan dari arah pergelangan ke arah pangkal lengan bayi.
  3. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerkan memutar.
  4. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan.
  5. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung


Memijat Kaki Bayi
Dapat dilakukan sama dengan cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

Memijat Punggung Bayi

  1. Tengkurapkan bayi Anda di atas bantalan lembut atau paha Anda
  2. Pijat dengan gerakan maju mundur, menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggungnya.
  3. Luncurkan salah satu telapak tangan Anda dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan.
  4. Dengan jari-jari Anda, buatlah gerakan melingkar terutama pada otot disebelah tulang punggung.
  5. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kakinya untuk mengakhiri pijatan Anda.

Sumber : Langkah-Langkah Memijat Bayi dari Johnson’s Baby



Memanaskan Susu Formula? Disimpan Di Kulkas & Dibekukan?

Susu Bayi Semua pasti setuju jika ASI adalah makanan yang paling baik untuk bayi, namun ada kalanya bayi harus meminum susu formula sebagai pengganti ASI.

Dan berikut ini tips yang harus ibu pahami seputar membuat susu formula yang baik dan benar untuk bayi agar si skecil mendapatkan nutrisi optimal dari susu formula tersebut.

Susu Kadaluarsa
Jangan pernah memberikan susu kadaluarsa, setelah lewat tanggal expired, kadar vitamin dalam susu akan menurun dan terjadi perubahan fisik pada susu bisa dilihat dari warnanya yang menjadi beda

Berapa lama susu boleh disimpan setelah dibuka?
Susu cair dalam kaleng bisa disimpan sampai 48 jam, asal ditutup rapat-rapat dan segera masuk kulkas. Bila dimasukkan dalam botol,  harus didinginkan dan diminum dalam 48 jam.

Susu dari bubuk yang ditempatkan dalam botol harus masuk kulkas dan diminum dalam 24 jam. Sisa bubuk susu harus ditutup rapat dan disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Digunakan sekitar sebulan setelah dibuka.

Berapa lama susu botol tahan di luar kulkas?
Susu harus segera diminum dalam dua jam, jika lebih buang saja. karena dikhawatirkan sudah terkena pencemaran kuman, jika ada sisa susu setelah diberikan sebaiknya dibuang setelah sejam

Perlukah sisa susu dipanaskan?
Susu sisa tidak perlu dipanaskan, sisa susu formula yang diminum sudah terkena dengan mikroorganisme yang ada di mulut bayi. Jika sisa susu disimpan dalam kulkas lalu dipanaskan, mikroorganisme ini dapat berkembang biak. Maka itu, isi tiap botol dengan jumlah susu yang pas untuk sekali minum.

Apakah perlu susu dibekukan?
Menyimpan susu di dalam frezer sampai beu sangat tidak disarankan. Proses pembekuan memang tidak akan mempengaruhi kualitas nutrisi atau kesterilan susu, namun perubahan fisik dari komponen susu bisa saja terjadi.

Memanaskan susu dengan Microwave?
Jelas tidak boleh, susu formula bayi bisa menjadi terlalu panas. ketika dipanaskan dengan microwave, botol susu bisa saja masih hangat namun hot spot sudah bermunculan di susu formula. Susu formula yang terlalu panas dapat menyebabkan luka bakar yang serius pada bayi.



Memberi Mainan Aman Pada Bayi

Mainan untuk Bayi Ketika bayi menginjak umur enam bulan, mereka sudah mulai suka bermain dengan benda di disekitarnya. Ini saatnya bagi bunda untuk memilih mainan yang tepat dan aman untuk diberikan pada bayi agar yang dapat mendorong dan mendukung perkembangan mobilitas dan kesenangannya mengeksplorasi sesuatu.

Bayi menyukai mainan dengan bentuk sesunguhnya, namun bunda harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Mainan sebaiknya tidak terdiri dari bagian-bagian kecil yang bisa lepas, karena ditakutkan mainan tersebut dimasukkan ke mulutnya. Karena di usia ini mereka masih sangat rentan untuk memasukkan segala sesuatu ke dalam mulut.

2. Jangan membeli mainan semabarangan, perhatikan peringatan dan bahan yang mainan tersbut. Mainan sebaiknya tidak mengandung zat-zat beracun yang berbahaya, seperti yang menggunakan cat atau pewarna yang mudah luntur dan beracun.

3. Mainan tidak dapat melukai bayi, sebaiknya yang tidak mudah pecah

Beberapa mainan yang bisa membantu perkembangan bayi bisa ibu pilihkan sebagai berikut:

  1. Mainan boneka kecil untuk teman mandi seperti bebek yang bisa mengapung di air.
  2. Mainan yang bisa mengeluarkan suara seperti Telepon mainan.
  3. Bola-bola dengan berbagai ukuran untuk melatihnya melempar dan menendang.
  4. Mobil-mobilan yang bisa mendukung mobilitasnya ke sana kemari. Ia akan termotivasi untuk bergerak dan berjalan agar bisa mengikuti mobil-mobilan miliknya.
  5. Balok-balok susun untuk ia susun dan bongkar lagi.


Cara Menenangkan Bayi Dengan Suara

Suara Disenangi Bayi Tidak hanya gerakan ayunan yang bbisa membuat bayi tenang, ternyata suara-suara disekitarnya juga bisa membuat bayi tenang. Suara tersebut dapat mengingatkan bayi pada suara saat dia masih ada dalam kandungan.

Dari sebuah penelitian, diketahui jika bayi suka pada suara-suara dengan irama yang monoton, bernada rendag atau seperti sebuah dengungan. Bayi akan merasa tenang bila mendengar suara-suara tersebut, dan bbisa saja membuatnya tertidur lelap.

Suara apa saja yang bisa membuat bayi tengan?

Nyanyian dengan irama slow dapat membuat bayi tenang, kata-kata dalam syair lagu yang sederhana dan berulang-ulang sangat disukai. Bunda dapat emngarang lagu sendiri dengan irama tersebut

Desiran suara kipas angin atau AC dirumah bisa membuat bayi merasa rileks dan tenang.

Detak jam dinding yang keras bisa menarik perhatian bayi.

Suara air mengalir dari keran, bunti tetesan air, atau suara gemericik seolah membuatnya ‘terhipnotis’ untuk mengamati dan ia bisa asyik mendengarkan untuk waktu lama.

Suara penyedot debu, mungkin agak aneh karena suaranya yang biasanya berdengung keras, bunda mungkin suara tersebut dapat membuat bayi kaget namun sebaliknya banyak bayi yang tertidur lelap mendengar suara dengungan pembersih debu.

Namun tidak semua bayi suara favorit yang sama. Beberapa bayi tidak menyukai salah satu atau beberapa dari suara di atas. Dan ada juga bayi yang tidak suka dan bahkan adapat membaut mereka menangis ketika mendengar suara hair dryer atau blender. Bila itu yang terjadi, bunda perlu menghindarkan si kecil agar tidak terganggu ketika suara-suara itu terdengar.



Atasi Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi

Ibu pasti senang ketika gigi sang bayi mulai tumbuh, namun banyak yang harus diperhatikan ketika anak mulai tumbuh gigi pertamanya. Mereka akan rewel karena sakit dan merasa tidak nyaman dengan tumbuhnya gigi baru.

Berikut beberapa tips yang ibu bisa gunakan untuk meredakan tangis bayi saat giginya tumbuh.

Usap Gusinya.
Jika bayi merasa nyaman, masukkan jari ibu ke dalam mulutnya lalu secara perlahan usap-usap gusinya. Biasanya bayi menyukai hal ini.

Dinginkan:
Cara lainnya untuk mengurangi rasa sakit atau gatal pada gusi akibat gigi tumbuh adalah dengan mendinginkannya Bisa dilakukan dengan memberikan dot atau sendok yang sudah didinginkan di lemari es. Bungkus batang sendok dengan kain lembut untuk mengurangi bahaya terluka.

Teether:
Berikan mainan yang aman untuk dikulum oleh Bayi, karena gerakan mengulum dapat melunakkan jaringan gusi, sehingga gigi lebih gampang keluar ujar.

Obat:
Ibu bisa memberikan obat acetaminophen atau ibuprofen, namun untuk cara yang satu ini sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter anak.



Kenapa Bayi Dikasih Makanan Padat Pada Umur 6 Bulan?

Makanan Bayi Bayi yang sudah bisa duduk dan bisa menahan (mengontrol) kepalanya seringkali dijadikan ciri-ciri bayi sudah siap diberi makanan padat. Namun kenyataannya tidak sedikit bayi yang baru berumur 3 atau  4 sudah dapat mengontrol kepalanya, bahkan bisa bisa duduk. Tapi hati-hati hal tersebut tidak dapat dijadikan patokan jika bayi sudah siap dikasih makan.

Depkes RI dan WHO, keduanya menetapkan patokan usia 6 bulan dimana bayi sudah siap untuk dikasih makanan padat, kenapa? Berikut alasan mengapa bayi umur 6 bulan baru boleh diberi makanan padat:

  1. Pada umur 6 bulan anak sudah memiliki sistem pencernaan yang cukup matang.
  2. Di usia ini kebutuhan nutrisi si bayi sudah tidak lagi terpenuhi oleh ASI saja, karena Air susu ibu hanya memenuhi sekitar 80% dari kebutuhan nutrisinya.
  3. Bayi sudah bisa mengendalikan lidahnya dengan baik.
  4. Di umur ini juga bayi sudah terlihat melakukan gerakan mengunyah.
  5. Dan Bayi sudah sering memasukkan benda apapun ditangannya untuk diemut.


Apa Penyebab Bayi Menangis? Cara Mengatasi Bayi Rewel

Bayi Menangis Menangis adalah cara bayi berkomunikasi, dengan tangisan mereka coba untuk memberitahu apakah dia lapar, ngompol, ngantuk, sakit dan lainnya. hal tersebut bisa membuat bayi rewel dan menangis terus menerus jika tidak ditangani dengan benar.

Seorang ibu sudah seharusnya mengetahui apa saja penyebab bayi menangis terus menerus, dan berikut ini adalah beberapa diantaranya yang bisa jadi panduan para ibu agar dapat menenangkan si kecil dari tangisnya.

1. Bayi Menangis Karena Lapar
Pertama kali yang biasanya terpikirkan mengapa bayi menangis adalah karena ia lapar. Coba ibu perhatikan bagaimana tanda-tanda ketika bayi lapar, biasanya bayi akan bergerak seperti tidak nyaman, ketika pipinya diusap dengan tangan mulutnya akan terbuka seperti sedang mencari sesuatu untuk dimakan, suka mengecapkan bibirnya, bayi menaruh tangan di mulutnya.

2. Bayi Menangis Karena Ngompol
Biasanya bayi akan langsung menangis ketika buang air kecil atau besar. Popok yang basah membuat bayi tidak nyaman dan akan langsung menangis untuk memberitahu ibu.

3. Mengantuk
Tidak semua bayi dapat dengan mudah tidur terlelap dimana saja, bayi bisa saja rewel dan menangis terus karena terlalu ngantuk atau terlalu lelah dan butuh istirahat yang tenang. Coba bawa simkecil ke tempat tidur yang nyaman, dan tenang untuk meredakan tangisnya

4. Bosan
Bayi bisa juga menengalami bosan, karena selalu berada di tempat yang sama terus menerus, atau selalu ditelentangkan agar tidur. Jika ini menjadi penyebabnya coba gendong bayi dan ajak jalan-jalan di ruangan rumah. Atau bayi kemungkinan hanya ingin dipeluk.

5. Perut Kembung dan Gumoh
Perut kembung bisa menjadi penyebab bayi rewel karena tidak merasa nyaman, sebaiknya setiap habis minum ASI atau susu formula, bayi harus bersendawa agar angin didalam perut keluar.

6. Suhu Udara Terlalu Dingin atau Terlalu Panas
Kedinginan bisa membuat bayi menangis, seperti ketika hedak mengganti popoknya lalu dibersihkand egnan air, bayi bisa protes karena kedinginan dengan menangis.

Bayi yang baru lahir lebih suka dibungkus untuk menjaga kehangatan tubuhnya, namun jika lapisan pembungkus terlalu tebal akan membuat bayi terlalu kepanasan yang menyebabkan bayi akan menjadi rewel.

8. Baju yang Terlalu Kecil dan Gatal
Bayi bisa merasa tak nyaman karena pakaian terlalu sempit, label merek pakaian atau jahitan baju yang terkena kulitnya yang mengakibatkan gatal

10. Terlalu Banyak Stimulasi
Bayi belajar dari stimulasi dunia di sekitarnya, bayi butuh waktu untuk memproses hal tersebut, seperti cahaya, suara, ganti-ganti gendongan, dan lainnya. Tangisan bisa jadi caranya untuk minta dihentikan stumulasi itu.

11. Kurang Stimulasi
Anak yang butuh perhatian mungkin akan memiliki sikap yang ceria dan bersemangat untuk mengenal dunia, dan satu-satunya cara mengehentikan tangisnya adalah terus beraktivitas. Hal ini bisa jadi hal yang melelahkan untuk Anda.

12. Tidak Enak Badan (Sakit)
Jika semua kebutuhan dasar bayi sudah diberikan seperti susu atau makan, mengeluarkan angin dari perutnya selesai minum, popok baru dan baju bersih, dan lainnya yang sekiranya bisa membuat bayi nyaman, tetapi ia tetap menangis, bisa jadi si kecil sedang tidak enak badan dan suhu badannya tinggi.

Umumnya tangisan bayi yang sedang tidak enak badan berbeda dari tangis biasanya. Percayakan insting ibu jika ada perasaan yang aneh pada tangis si bayi.

Sumber Gambar: Flickr - valentinapowers